RSS

╠ minyak bumi atau sering juga disebut crude oil

13 Nov
Nitrogen ice cream 0016

Image via Wikipedia

PENGERTIAN MINYAK   BUMI :

╠  Campuran yang kompleks, terutama terdiri dari hidrokarbon bersama-sama dengan sejumlah kecil komponen yang mengandung sulfur, oksigen dan nitrogen dan sangat sedikit komponen yang mengandung logam.
╠  Minyak bumi terbentuk

sebagai hasil akhir dari penguraian bahan-bahan organik (sel-sel dan jaringan hewan/tumbuhan laut) yang tertimbun selama berjuta tahun di dalam tanah, baik di daerah daratan atau pun di daerah lepas pantai

╠ minyak bumi atau sering juga disebut crude  oil adalah:

merupakan campuran dari ratusan jenis hidrokarbon dari rentang yang paling kecil, seperti metan, yang memiliki satu atom karbon sampai dengan jenis hidrokarbon yang paling besar yang mengandung 200 atom karbon bahkan lebih

♣  Minyak bumi kasar (baru keluar dari sumur eksplorasi) mengandung ribuan macam zat kimia yang berbeda baik dalam bentuk gas, cair maupun padatan.

♣  Bahan utama yang terkandung di dalam minyak bumi adalah hidrokarbon alifatik dan aromatik.

♣  Minyak bumi mengandung senyawa nitrogen antara 0-0,5%, belerang 0-6%, dan oksigen 0-3,5%.

♂ Terdapat sedikitnya empat seri hidrokarbon yang terkandung di dalam minyak bumi,

yaitu seri n-paraffin (n-alkana) yang terdiri atas metana (CH4) sampai aspal yang memiliki atom karbon (C) lebih dari 25 pada rantainya, seri iso-paraffin (isoalkana) yang terdapat hanya sedikit dalam minyak bumi, seri neptena (sikloalkana) yang merupakan komponen kedua terbanyak setelah n-alkana, dan seri aromatik (benzenoid).

KOMPOSISI MINYAK BUMI

Fase : cair, gas, padat

Komposisi utama :

a. Hidrokarbon (83 – 87 % C,11 – 14 % H)

b. Senyawa Nitrogen (0 – 0,5 %)

c. Senyawa Sulfur (0 – 6 %)

d. Oksigen (0 – 3,5 %)

Komponen Hidrokarbon
Perbandingan unsur-unsur yang terdapat dalam minyak bumi sangat bervariasi.

Berdasarkan atas hasil analisa, diperoleh data sebagai berikut :

↔ Karbon : 83,0-87,0 %

↔ Hidrogen : 10,0-14,0 %

↔ Nitrogen : 0,1-2,0 %

↔ Oksigen : 0,05-1,5 %

↔ Sulfur : 0,05-6,0 %

♥ Komponen hidrokarbon dalam minyak bumi diklasifikasikan atas tiga golongan, yaitu :

► golongan parafinik

► golongan naphthenik

► golongan aromatik

► golongan olefinik umumnya tidak ditemukan dalam crude oil,               demikian juga hidrokarbon asetilenik sangat jarang.

Struktur hidrokarbon yang ditemukan dalam minyak bumi:
1. Alkana (parafin) CnH2n + 2:Alkana ini memiliki               rantai lurus dan bercabang,   fraksi ini     merupakan yangterbesar di dalam minyak    bumi.
2. Siklo alkana (napten) CnH2n: Sikloalkana ada yang memiliki cincin 5 (lima) yaitu             siklopentana ataupun                       cincin 6 (enam)                 yaitu      sikloheksana.Sikloheksana          Siklopentana
3. Aromatik CnH2n -6:Aromatik memiliki cincin 6

Aromatik hanya terdapat dalam jumlah kecil,

tetapi sangat  diperlukan dalam bensin karena :
– Memiliki harga anti knock yang tinggi
– Stabilitas penyimpanan yang baik
– Dan kegunaannya yang lain sebagai bahan bakar (fuels)

PENGGOLONGAN MINYAK BUMI

(berdasarkan hidrokarbon yang dikandung)

╘ Minyak mentah parafinik (parafin, isoparafin,               olefin) rantai hidrokarbon terbuka

╘ Minyak mentah naphtenik (naphtena) rantai                 hidrokarbon tertutup(cincin)

Campuran (mixed based)

 
Leave a comment

Posted by on November 13, 2010 in Perlu Diketahui

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: